Categories: Travelling

4 Tips Liburan Off-Peak yang Hemat ke Semua Destinasi

Selepas musim panas, rutinitas akrab kembali menyapa. Kebanyakan pekerja kantoran akan kembali ke aktivitas masing – masing. Tetapi, bagi sejumlah wisatawan, justru menjadi awal petualangan.

FrameATrip.com

Musim gugur dan musim dingin, berarti akomodasi yang murah, tiket pesawat lebih miring, dan banyak promo diskon untuk melengkapi keceriaan liburan. Plus, akan lebih sedikit pelancong yang berkerumun di restoran, dan sejumlah atraksi wisata di dalam negeri ataupun luar negeri.

Tiga musim yang paling digemari dalam bisnis perjalanan

FrameATrip.com

Dalam bisnis travelling, dikenal tiga musim yang paling umum disebut. Yaitu, musim puncak (peak season) antara Juni sampai Agustus; Kemudian, low-season pada bulan April sampai Juni, dan September sampai Oktober.

Dan yang ketiga, off-peak yang terjadi pada bulan November sampai Maret. Pastinya, ada pengecualian untuk perayaan Natal antara 16 Desember – 7 Januari dan bulan Maret.

Ketiga musim di atas adalah musim – musim liburan untuk pelancong dari belahan bumi sisi utara. Sementara, bagi turis yang berasal dari selatan Khatulistiwa, seperti Australia. Musim panasnya berlangsung sejak Desember hingga Februari. Sedangkan pada bulan Juni, Juli, dan Agustus adalah musim dingin yang membeku.

Ketahui segalanya tentang tempat destinasimu

FrameATrip.com

Ada banyak informasi yang bisa didapat secara online. Tak terkecuali, ulasan dan panduan dari para travel blogger. Tidak ada alasan untuk tiba di tempat tujuan tanpa mengetahui tentang destinasimu. Situs – situs travelling punya segala info yang kamu ingin tahu. Termasuk, tempat menginap, tempat makan, berbelanja, dan yang terpenting review dan pengalaman selama berwisata di sana.

Penerbangan di menit terakhir

FrameATrip.com

Kebanyakan orang memilih untuk tidak mengambil risiko kehabisan kamar dengan memesan tiket pesawat dan akomodasi sejak jauh hari. Padahal, keuntungan berlibur saat off-peak ada pada transaksi penerbangan di menit terakhir. Dan booking langsung setibanya di hotel tempat destinasimu.

Coba berinteraksi dengan warga lokal

FrameATrip.com

Dengan jumlah turis yang lebih sedikit, restoran dan toko menawarkan harga yang lebih murah untuk menarik pelanggan. Selain itu, mereka juga akan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan para tamu dan pembeli. Siapa tahu, kamu bisa menawar harga atau mendapatkan diskon dengan pendekatan yang persuasif.

***

Masih ada waktu untuk mempersiapkan waktu. Booking segera tiket dan akomodasi untuk liburanmu. Jangan lupa siapkan juga fotografi di tempat wisata bersama FrameATrip.com.

FrameATrip.com

Biar makin hemat, segera booking sesuai destinasi pilihanmu dalam promo Frametastic masih berlangsung. Diskon 80% dan bahkan harga per foto mulai Rp 20 ribu. Kunjungi link Frame A Trip untuk informasi selengkapnya.

Detty Frameatrip

Recent Posts

6 Kuliner Unik khas Korea Selatan, Ada yang Mirip Bakpia

Makanan khas Korea Selatan sudah cukup populer di Indonesia. Makanan seperti Kimchi, Bulgogi, Tteokbokki, dan…

2 years ago

Dekat Indonesia, 5 Negara Tetangga yang Jadi Favorit Travelling ASEAN

Kalau kamu ingin melakukan traveling ke luar negeri, kamu bisa memulai dari negara-negara tetangga yang…

2 years ago

Traveling ke Luar Negeri, Ada 10 Hal yang Perlu Kamu Periksa

Kamu tentu akan merasa sangat senang kalau sudah mendekati hari keberangkatan untuk traveling. Apalagi kalau…

2 years ago

Dahsyat! 10 Kota Kecil Eropa Ini Pernah Dinobatkan Jadi Ibukota Budaya

Ibu kota Kebudayaan Eropa merupakan kota yang ditunjuk oleh Uni Eropa agar mendapatkan kesempatan untuk…

2 years ago

Merancang Tur Sehari ke Kairo, Apa saja yang Dipersiapkan?

Ketika kamu mendengar negara Mesir, mungkin kamu berpikir dan membayangkan pasir, unta, dan piramida. Namun,…

2 years ago

Ide Honeymoon ke Bahama, Jelajahi 5 Pulau Eksotis Ini

Bahama cukup populer bagi yang hobi traveling dengan hamparan pasir putih yang luas, deretan terumbu…

2 years ago